DARI REDAKSI
SELURUH ARTIKEL DI PORTAL WWW.SALIRA.ID INI ADALAH PRODUKSI DARI HUMAS PEMERINTAHAN, BUKAN BAGIAN DARI KARYA JURNALISTIK REPORTER / WARTAWAN SALIRA TV NEWS. ARTIKEL DI PORTAL WEB INI TERMASUK KE DALAM JENIS IKLAN / PARIWARA / ADVERTORIAL / SEREMONIA / PAID ARTICLE.

Dari Redaksi Salira TV,
Pada setiap kegiatan liputan jurnalistik dan atau kunjungan kerja, Wartawan Salira TV dilengkapi dengan ID Pers dan Surat Tugas yang masih berlaku, serta namanya tercantum di Box Redaksi https://salira.tv/redaksi/

Calon Narasumber, Instansi Pemerintahan, Sekolah, Pengusaha, dan Masyarakat Umum berhak untuk meminta kepada yang mengaku sebagai Wartawan Salira TV untuk menunjukkan ID Pers & Surat Tugas yang masih berlaku.

Calon Narasumber, Instansi Pemerintahan, Sekolah, Pengusaha, dan Masyarakat Umum juga berhak untuk mengambil foto close-up yang bersangkutan, dan mengkonfirmasikannya ke Nomor WhatsApp Center Salira TV di 0838-9640-3437.

Jika yang bersangkutan terbukti Bukan Wartawan Salira TV, Calon Narasumber dan juga Redaksi Salira TV dapat melaporkannya kepada Pihak Kepolisian untuk ditindaklanjuti sebagai kasus Pidana Pemalsuan Identitas yang merugikan Calon Narasumber dan Perusahaan Media Salira TV.
Terimakasih.

Lowongan Jadi Wartawan & Content Creator di Salira TV

Download & Install Aplikasi Salira TV ~ TV Android 24 Jam di Playstore

Hadiri Sosialisasi Hibah Keagamaan, Bupati Ciamis Tegaskan Tidak Boleh Ada Potongan Apapun

SALIRA TV CIAMIS – Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya menghadiri acara sosialisasi hibah keagamaan Kabupaten Ciamis Tahun Anggaran 2022 bertempat di Aula Setda Ciamis, Senin (05/12/2022).

Bupati Ciamis dalam sambutannya, menegaskan dalam penyerahan hibah keagamaan tersebut tidak boleh ada potongan atau pungutan apapun.

“Saya tegaskan tidak boleh ada potongan atau pungutan apapun, malahan sekarang dana nya juga sudah dimasukan kedalam rekening, jadi tidak alasan apapun apalagi diluar kepentingan tersebut”, Tegas Bupati.

Ia menjelaskan bantuan hibah tersebut adalah uang pemerintah atau uang rakyat yang harus dipertanggung jawabkan, maka sangat tidak diharapkan jika ada oknum-oknum yang memangkas anggaran itu.

“Jika sampai terjadi seperti itu, maka lebih baik kembalikan saja uang tersebut, daripada nanti bapak dan ibu semua yang terkena pertanggung jawaban atas oknum yang tidak bertanggung jawab, ” Ucapnya.

“Ini semata bentuk rasa nya’ah saya kepada bapak ibu semua, dan saya berharap semoga tidak ada yang seperti itu”, tambahnya.

Selanjutnya, Bupati Herdiat menerangkan bahwa jumlah pemberian hibah tahun ini tidak sebesar tahun sebelumnya, mengingat karena APBD di hampir seluruh daerah di Indonesia sedang defisit.

“Hal ini bukan berarti tidak adanya keberpihakan Pemda kepada bidang keagamaan namun akibat keterbatasan keuangan yang saat ini sedang mengalami defisit, ” Terangnya.

Bupati juga mengatakan bahwa aturan dalam pelaksanaannya nanti, peruntukan penggunaan harus betul-betul sesuai dengan apa yang diajukan dalam proposal.

“Semoga bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, betul-betul sesuai dengan apa yang disampaikan, diajukan pada proposal oleh bapak ibu semua”, pungkasnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra H. Wasdi mengatakan bantuan hibah keagamaan tersebut diperuntukan bagi lembaga-lembaga keagaman seperti masjid, madrasah, TKA, TPA, pesantren dan ormas keagamaan.

“Hibah keagamaan ini akan diberikan kepada 200 lembaga dengan total mencapai 8 Miliar 110 juta,” Ucapnya.

PROKOPIM CIAMIS (HH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *