DARI REDAKSI
SALIRA TV - SIARAN TELEVISI STREAMING 24 JAM DARI INDONESIA, MEMBUKA LOWONGAN KERJASAMA KEPADA ANAK MUDA UNTUK MENJADI WARTAWAN ATAU REPORTER SALIRA TV NEWS UNTUK DITEMPATKAN DI KABUPATEN ATAU KOTA NYA MASING-MASING. HUBUNGI WA CENTER SALIRA TV DI 0838-9640-3437.
Tupoksi Salira TV - Siaran Televisi Streaming 24 Jam dari IndonesiaWatch Now Salira TV LIVE directly at salira.coPERS Berkualitas, Masyarakat Cerdas. Dukung Jurnalisme Berkulitas di Salira TV dengan Cara Berlangganan di Salira TV dan Suara Salira

2 Orang Meninggal Dan 3 Lainnya Dirawat Intensif Diduga Karena Keracunan

SALIRA TV KOTA BEKASI – Warga dikejutkan dengan penemuan 4 orang yang ditemukan terkapar dengan mulut mengeluarkan busa di rumah kontrakannya di Kp Ciketing Udik RT 002/03 kelurahan Ciketing Udik, kecamatan Bantargebang pada Kamis (12/01/22).

Dalam rumah itu ada 5 orang yang 1 diantaranya balita berusia sekitar 4 tahun. Dari 4 orang yang ditemukan terkapar, 2 diantaranya meninggal di rumah sakit.

Kapolsek Bantargebang Kompol Samsono mengungkapkan “Sekitar 4 orang tergeletak, mengeluarkan busa di mulutnya, 2 itu diruang tamu, 1 laki-laki dikamar depan 1 di ruang kamar belakang. Iya dari mulut keluar busa, kalau yang ngeluarin busa itu hanya 3 orang yang ruang tamu yang satu ibunya dikamar belakang,”ungkapnya.

Petugas INAFIS bersama dengan tenaga kesehatan juga membawa sisa makanan dan minuman untuk di teliti lebih lanjut.

“Bekas makanan tadi dibawa sama dinkes, di lidik, Kita ambil cairan dari dinkes yang ngambil itu bekas muntahan sama kotorannya,”ujar Samsono.

Petugas dari Polsek Bantargebang juga menyita identitas para korban serta hp korban. Korban berinisial MDS (masih dalam perawatan), YN (dalam perawatan), RAM (meninggal dunia) NRN (dalam perawatan) dan satu korban meninggal belum diketahui identitasnya.

Hingga saat ini, belum diketahui penyebab para korban terkapar. Para korban selanjutnya di bawa ke RSUD tipe D Bantagebang untuk mengetahui pasti penyebab dugaan keracunan itu.

“Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi warga sekitar dan pemilik rumah kontrakan. Para korban diduga berasal dari Cianjur dan baru tinggal di TKP sekitar 2 Minggu lalu,”tutupnya.

Tri Wahyuningsih & Novianto Kurniawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *