DARI REDAKSI
SELURUH ARTIKEL DI PORTAL WWW.SALIRA.ID INI ADALAH PRODUKSI DARI HUMAS PEMERINTAHAN, BUKAN BAGIAN DARI KARYA JURNALISTIK REPORTER / WARTAWAN SALIRA TV NEWS. ARTIKEL DI PORTAL WEB INI TERMASUK KE DALAM JENIS IKLAN / PARIWARA / ADVERTORIAL / SEREMONIA / PAID ARTICLE.

Dari Redaksi Salira TV,
Pada setiap kegiatan liputan jurnalistik dan atau kunjungan kerja, Wartawan Salira TV dilengkapi dengan ID Pers dan Surat Tugas yang masih berlaku, serta namanya tercantum di Box Redaksi https://salira.tv/redaksi/

Calon Narasumber, Instansi Pemerintahan, Sekolah, Pengusaha, dan Masyarakat Umum berhak untuk meminta kepada yang mengaku sebagai Wartawan Salira TV untuk menunjukkan ID Pers & Surat Tugas yang masih berlaku.

Calon Narasumber, Instansi Pemerintahan, Sekolah, Pengusaha, dan Masyarakat Umum juga berhak untuk mengambil foto close-up yang bersangkutan, dan mengkonfirmasikannya ke Nomor WhatsApp Center Salira TV di 0838-9640-3437.

Jika yang bersangkutan terbukti Bukan Wartawan Salira TV, Calon Narasumber dan juga Redaksi Salira TV dapat melaporkannya kepada Pihak Kepolisian untuk ditindaklanjuti sebagai kasus Pidana Pemalsuan Identitas yang merugikan Calon Narasumber dan Perusahaan Media Salira TV.
Terimakasih.

Lowongan Jadi Wartawan & Content Creator di Salira TV

Download & Install Aplikasi Salira TV ~ TV Android 24 Jam di Playstore

Polri Tetapkan Tiga Tersangka pada Kasus Gagal Ginjal Akut

SALIRA TV JAKARTA – Bareskrim Mabes Polri kembali menetapkan tersangka kasus gagal ginjal akut pada anak. Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen. Pol. Dr. Ahmad Ramadhan, S.H., M.H., M.Si., menerangkan total ada tiga tersangka berupa perusahaan yang ditetapkan oleh Polri yakni PT. Tirta Buana Kemindo, CV Anugrah Perdana Gemilang, serta PT. Fari Jaya Pratama.

Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan menjelaskan ketiga perusahaan tersebut merupakan distributor bahan baku obat sirop yang mengandung cemaran etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG).

“PT TBK, PT APG, dan PT FJP merupakan distributor bahan baku bukan penjual obat jadi dan sebutan mereka adalah pedagang besar farmasi atau PBF,” jelas Jenderal bintang satu tersebut, dilansir tempo.co, Senin (9/01/23).

Karopenmas menambahkan penetapan tersangka tersebut berdasarkan uji lab terhadap sejumlah bahan baku yang mereka produksi. Hasilnya ditemukan cemaran bahan berbahaya dari proses uji lab tersebut.

Saat ini Polri masih terus melakukan pengejaran terhadap para tersangka kasus gagal ginjal akut pemilik CV Samudra Chemical.

Sebagai informasi, Kasus gagal ginjal akut pada anak bermula dari maraknya temuan anak-anak mengidap penyakit tersebut secara bersamaan. Penyebab utamanya diduga berasal dari obat sirop yang mengandung cemaran EG dan DEG secara berlebihan. Dalam penyidikan kasus tersebut, Polri telah menetapkan tersangka dua perusahaan, yakni, PT Afi Farma dan CV Samudra Chemical. Diketahui PT Afi Farma merupakan produsen obat sirop dengan kadar EG dan DEG melebihi ambang. Sementara itu, CV Samudra Chemical merupakan pemasok bahan baku bagi PT Afi Farma tersebut.( D. Skr)

Sbr. Tribrata
in Kesehatan
# DKI Jakarta Jakarta
SHARE THIS POST

Heri Heryanto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *