DARI REDAKSI
SELURUH ARTIKEL DI PORTAL WWW.SALIRA.ID INI ADALAH PRODUKSI DARI HUMAS PEMERINTAHAN, BUKAN BAGIAN DARI KARYA JURNALISTIK REPORTER / WARTAWAN SALIRA TV NEWS. ARTIKEL DI PORTAL WEB INI TERMASUK KE DALAM JENIS IKLAN / PARIWARA / ADVERTORIAL / SEREMONIA / PAID ARTICLE.

Dari Redaksi Salira TV,
Pada setiap kegiatan liputan jurnalistik dan atau kunjungan kerja, Wartawan Salira TV dilengkapi dengan ID Pers dan Surat Tugas yang masih berlaku, serta namanya tercantum di Box Redaksi https://salira.tv/redaksi/

Calon Narasumber, Instansi Pemerintahan, Sekolah, Pengusaha, dan Masyarakat Umum berhak untuk meminta kepada yang mengaku sebagai Wartawan Salira TV untuk menunjukkan ID Pers & Surat Tugas yang masih berlaku.

Calon Narasumber, Instansi Pemerintahan, Sekolah, Pengusaha, dan Masyarakat Umum juga berhak untuk mengambil foto close-up yang bersangkutan, dan mengkonfirmasikannya ke Nomor WhatsApp Center Salira TV di 0838-9640-3437.

Jika yang bersangkutan terbukti Bukan Wartawan Salira TV, Calon Narasumber dan juga Redaksi Salira TV dapat melaporkannya kepada Pihak Kepolisian untuk ditindaklanjuti sebagai kasus Pidana Pemalsuan Identitas yang merugikan Calon Narasumber dan Perusahaan Media Salira TV.
Terimakasih.

Lowongan Jadi Wartawan & Content Creator di Salira TV

Download & Install Aplikasi Salira TV ~ TV Android 24 Jam di Playstore

Bareskrim Limpahkan Berkas Kasus Gagal Ginjal PT Afi Farma ke Kejaksaan HUMAS POLRI

SALIRA TV JAKARTA – Bareskrim Polri melimpahkan berkas perkara tahap satu kasus gagal ginjal akut dengan tersangka PT Afi Farma ke kejaksaan. Hal ini dikonfirmasi Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Nurul Azizah.

“Pada hari ini Senin tanggal 16 Januari 2023, penyidik Dittipiter Bareskrim Polri telah menyerahkan berkas perkara dengan tersangka Korporasi PT AF ke JPU,” kata Nurul dalam keterangannya, Senin (16/1/2023).

Menurut Nurul, jaksa akan lebih dulu meneliti berkas perkara tersebut. Bila sudah lengkap, Nurul menyebut penyidik akan segera mengirimkan tersangka dan barang bukti untuk disidangkan.

Nurul menjelaskan, berkas akan dikembalikan lagi kepada penyidik jika dokumennya belum lengkap. Lalu penyidik akan melengkapi berkas tersebut untuk kemudian diserahkan ke kejaksaan.

Sebelumnya, Polri telah menetapkan 5 perusahaan sebagai tersangka dalam kasus gagal ginjal akut. Lima perusahaan itu ialah PT Afi Farma, CV Samudra Chemical, PT Tirta Buana Kemindo, CV Anugrah Perdana Gemilang, serta PT Fari Jaya Pratama.

“Kami telah memeriksa 12 saksi dan 4 ahli, dan menetapkan 5 perusahaan sebagai tersangka,” kata Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam keterangannya di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (31/12/2022).

Selain tersangka korporasi, Polri juga telah menetapkan dua orang petinggi CV Samudra Chemical sebagai tersangka. Hingga saat ini, keberadaan dua petinggi tersebut masih belum diketahui.

Mereka telah dimasukkan ke dalam daftar pencarian orang (DPO). Surat DPO itu terdaftar pada dengan nomor B/12163/XI/2022/ Bareskrim dengan inisial E dan B/16164/XI/2022/Bareskrim dengan inisial AR, tertanggal 25 November 2022. (D.Skr)

Heri Heryanto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *