DARI REDAKSI
SELURUH ARTIKEL DI PORTAL WWW.SALIRA.ID INI ADALAH PRODUKSI DARI HUMAS PEMERINTAHAN, BUKAN BAGIAN DARI KARYA JURNALISTIK REPORTER / WARTAWAN SALIRA TV NEWS. ARTIKEL DI PORTAL WEB INI TERMASUK KE DALAM JENIS IKLAN / PARIWARA / ADVERTORIAL / SEREMONIA / PAID ARTICLE.

Dari Redaksi Salira TV,
Pada setiap kegiatan liputan jurnalistik dan atau kunjungan kerja, Wartawan Salira TV dilengkapi dengan ID Pers dan Surat Tugas yang masih berlaku, serta namanya tercantum di Box Redaksi https://salira.tv/redaksi/

Calon Narasumber, Instansi Pemerintahan, Sekolah, Pengusaha, dan Masyarakat Umum berhak untuk meminta kepada yang mengaku sebagai Wartawan Salira TV untuk menunjukkan ID Pers & Surat Tugas yang masih berlaku.

Calon Narasumber, Instansi Pemerintahan, Sekolah, Pengusaha, dan Masyarakat Umum juga berhak untuk mengambil foto close-up yang bersangkutan, dan mengkonfirmasikannya ke Nomor WhatsApp Center Salira TV di 0838-9640-3437.

Jika yang bersangkutan terbukti Bukan Wartawan Salira TV, Calon Narasumber dan juga Redaksi Salira TV dapat melaporkannya kepada Pihak Kepolisian untuk ditindaklanjuti sebagai kasus Pidana Pemalsuan Identitas yang merugikan Calon Narasumber dan Perusahaan Media Salira TV.
Terimakasih.

Lowongan Jadi Wartawan & Content Creator di Salira TV

Download & Install Aplikasi Salira TV ~ TV Android 24 Jam di Playstore

Kapolri Sampaikan Belasungkawa Terhadap Korban Bentrok di PT GNI

SALIRA TV JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan belasungkawa terhadap korban meninggal dalam insiden bentrokan antarpekerja Pabrik Smelter PT Gubbuster Nickel Industri (PT GNI) di Morowali Utara, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Akibat insiden bentrokan itu, dilaporkan ada dua korban jiwa dari TKI, dan satu korban jiwa TKA, serta banyak korban luka-luka.

“Kami dari pihak kepolisian menyampaikan belasungkawa sedalamnya kepada seluruh keluarga korban terkait peristiwa bentrok yang terjadi,” kata Kapolri dalam keterangannya, Rabu, (18/1/2023).

Menurut Kapolri, nentrokan ini dipicu sebab adanya provokasi ajakan mogok kerja. Selain itu juga dipicu terkait masalah industrial yang saat itu dirundingkan.

Kapolri mengatakan, munculnya video viral di media sosial seolah terjadi pemukulan oleh Tenaga Kerja Asing (TKA) terhadap Tenaga Kerja Indonesia (TKI), sehingga memicu bentrokan antarpekerja terjadi.

Dari insiden bentrokan ini kata Listyo, pihaknya telah mengamankan 71 pelaku, 17 orang di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka. Sebelumnya, bentrokan antarpekerja PT GNI terjadi pada Sabtu Malam, 14 Januari 2023.

Saat ini, Personel gabungan dari TNI dan Polri telah diturunkan sebanyak 548 personel gabungan TNI Polri dan dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) Brimob Pusat untuk pengamanan usai terjadinya bentrokan.

“Personel keamanan TNI Polri sampai saat ini telah diturunkan kurang lebih 548 orang akan kita tambah 2 SSK Brimob dari pusat,” ungkap Kapolri.

HUMAS POLRI

Heri Heryanto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *