DARI REDAKSI
SELURUH ARTIKEL DI PORTAL WWW.SALIRA.ID INI ADALAH PRODUKSI DARI HUMAS PEMERINTAHAN, BUKAN BAGIAN DARI KARYA JURNALISTIK REPORTER / WARTAWAN SALIRA TV NEWS. ARTIKEL DI PORTAL WEB INI TERMASUK KE DALAM JENIS IKLAN / PARIWARA / ADVERTORIAL / SEREMONIA / PAID ARTICLE.

Dari Redaksi Salira TV,
Pada setiap kegiatan liputan jurnalistik dan atau kunjungan kerja, Wartawan Salira TV dilengkapi dengan ID Pers dan Surat Tugas yang masih berlaku, serta namanya tercantum di Box Redaksi https://salira.tv/redaksi/

Calon Narasumber, Instansi Pemerintahan, Sekolah, Pengusaha, dan Masyarakat Umum berhak untuk meminta kepada yang mengaku sebagai Wartawan Salira TV untuk menunjukkan ID Pers & Surat Tugas yang masih berlaku.

Calon Narasumber, Instansi Pemerintahan, Sekolah, Pengusaha, dan Masyarakat Umum juga berhak untuk mengambil foto close-up yang bersangkutan, dan mengkonfirmasikannya ke Nomor WhatsApp Center Salira TV di 0838-9640-3437.

Jika yang bersangkutan terbukti Bukan Wartawan Salira TV, Calon Narasumber dan juga Redaksi Salira TV dapat melaporkannya kepada Pihak Kepolisian untuk ditindaklanjuti sebagai kasus Pidana Pemalsuan Identitas yang merugikan Calon Narasumber dan Perusahaan Media Salira TV.
Terimakasih.

Lowongan Jadi Wartawan & Content Creator di Salira TV

Download & Install Aplikasi Salira TV ~ TV Android 24 Jam di Playstore

Sepanjang 2022, BNN Ungkap 851 Kasus Narkotika

SALIRA TV JAKARTA – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Petrus Reinhard Golose menyatakan pihaknya telah mengungkap 851 kasus narkotika dan obat-obatan terlarang sepanjang 2022.

“Dari ratusan kasus tersebut, total ada 1,350 tersangka,” ujar Petrus dalam Rapat Kerja Bersama antara BNN dan Komisi III DPR di Jakarta, pada Rabu (18/1/2023).

Petrus mengatakan, ribuan tersangka itu berasal dari 49 jaringan. Rinciannya 23 jaringan internasional dan 26 jaringan nasional. “Dan telah diproses hukum berdasarkan UU Nomo 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” kata dia.

Jaringan internasional itu berasal dari Thailand-Aceh, Malaysia-Aceh, Malaysia-Sumatera Utara, Malaysia-Kepulauan Riua, Malaysia-Kalimantan Utara, Malaysia-Kalimantan Barat, dan Malaysia-Riau.

Sementara jaringan produksi narkotika nasional adalah clandestine laboratory Batam dan Pekanbaru.

Untuk total barang bukti yang disita dari ratusan kasus itu adalah sabu-sabu seberat 1,904 ton; ganja seberat 1,06 ton; pil ekstasi sebanyak 262.789 butir’ dan serbuk ekstasi seberat 16,5 KG. Sedangkan untuk pemusnahan, BNN melenyapkan 152,5 ton ganja basah, termasuk 63,9 hektare lahan ganja. (D.Skr)
Sbr.Tribrata
in Hukum
# Berantas Narkoba Narkoba
SHARE THIS POST

Heri Heryanto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *