DARI REDAKSI
SELURUH ARTIKEL DI PORTAL WWW.SALIRA.ID INI ADALAH PRODUKSI DARI HUMAS PEMERINTAHAN, BUKAN BAGIAN DARI KARYA JURNALISTIK REPORTER / WARTAWAN SALIRA TV NEWS. ARTIKEL DI PORTAL WEB INI TERMASUK KE DALAM JENIS IKLAN / PARIWARA / ADVERTORIAL / SEREMONIA / PAID ARTICLE.

Dari Redaksi Salira TV,
Pada setiap kegiatan liputan jurnalistik dan atau kunjungan kerja, Wartawan Salira TV dilengkapi dengan ID Pers dan Surat Tugas yang masih berlaku, serta namanya tercantum di Box Redaksi https://salira.tv/redaksi/

Calon Narasumber, Instansi Pemerintahan, Sekolah, Pengusaha, dan Masyarakat Umum berhak untuk meminta kepada yang mengaku sebagai Wartawan Salira TV untuk menunjukkan ID Pers & Surat Tugas yang masih berlaku.

Calon Narasumber, Instansi Pemerintahan, Sekolah, Pengusaha, dan Masyarakat Umum juga berhak untuk mengambil foto close-up yang bersangkutan, dan mengkonfirmasikannya ke Nomor WhatsApp Center Salira TV di 0838-9640-3437.

Jika yang bersangkutan terbukti Bukan Wartawan Salira TV, Calon Narasumber dan juga Redaksi Salira TV dapat melaporkannya kepada Pihak Kepolisian untuk ditindaklanjuti sebagai kasus Pidana Pemalsuan Identitas yang merugikan Calon Narasumber dan Perusahaan Media Salira TV.
Terimakasih.

Lowongan Jadi Wartawan & Content Creator di Salira TV

Download & Install Aplikasi Salira TV ~ TV Android 24 Jam di Playstore

Polri Pastikan Tindak Anggota Langgar Aturan Saat Tangani Perkara

SALIRA TV JAKARTA – Polri memastikan menindak anggota yang melakukan pelanggaran dalam proses penyidikan. Komitmen Polri tersebut juga akan dipastikan dalam proses pemeriksaan penyidik yang menangani kasus dugaan kekerasan seksual di lingkungan Kementerian Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Kemenkop UKM).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen. Pol. Ahmad Ramadhan menjelaskan, pihak Bidang Profesi dan Pengamaban (Bid Propam) Polda Jawa Barat sudah melakukan pemeriksaan kepada penyidik kasus tersebut. Pemeriksaan dilakukan sejak 3 Januari 2023.

“Propam Polda sudah menindaklanjuti dugaan pelanggaran kode etik dalam penanganan perkara. Melakukan pemeriksaan saksi, baik saksi penyidik maupun penyidik pembantu,” jelasnya saat dihubungi, Kamis (19/1/23).

Sementara, Polresta Bogor mengaku berkomitmen untuk melanjutkan penyidikan. Oleh karena itu, Polresta Bogor akan berkoordinasi dengan ahli pidana dan selanjutnya melaksanakan gelar perkara khusus untuk melanjutkan penyidikan.

Di sisi lain, Polresta Bogor mengaku menghormati putusan hakim atas praperadilan yang diajukan pihak korban.
Sbr.Tribrata
in Hukum
# #polri Pelanggaran
SHARE THIS POST

Heri Heryanto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *