DARI REDAKSI
SELURUH ARTIKEL DI PORTAL WWW.SALIRA.ID INI ADALAH PRODUKSI DARI HUMAS PEMERINTAHAN, BUKAN BAGIAN DARI KARYA JURNALISTIK REPORTER / WARTAWAN SALIRA TV NEWS. ARTIKEL DI PORTAL WEB INI TERMASUK KE DALAM JENIS IKLAN / PARIWARA / ADVERTORIAL / SEREMONIA / PAID ARTICLE.

Dari Redaksi Salira TV,
Pada setiap kegiatan liputan jurnalistik dan atau kunjungan kerja, Wartawan Salira TV dilengkapi dengan ID Pers dan Surat Tugas yang masih berlaku, serta namanya tercantum di Box Redaksi https://salira.tv/redaksi/

Calon Narasumber, Instansi Pemerintahan, Sekolah, Pengusaha, dan Masyarakat Umum berhak untuk meminta kepada yang mengaku sebagai Wartawan Salira TV untuk menunjukkan ID Pers & Surat Tugas yang masih berlaku.

Calon Narasumber, Instansi Pemerintahan, Sekolah, Pengusaha, dan Masyarakat Umum juga berhak untuk mengambil foto close-up yang bersangkutan, dan mengkonfirmasikannya ke Nomor WhatsApp Center Salira TV di 0838-9640-3437.

Jika yang bersangkutan terbukti Bukan Wartawan Salira TV, Calon Narasumber dan juga Redaksi Salira TV dapat melaporkannya kepada Pihak Kepolisian untuk ditindaklanjuti sebagai kasus Pidana Pemalsuan Identitas yang merugikan Calon Narasumber dan Perusahaan Media Salira TV.
Terimakasih.

Lowongan Jadi Wartawan & Content Creator di Salira TV

Download & Install Aplikasi Salira TV ~ TV Android 24 Jam di Playstore

Wanita Di Sorong Dibakar Massa Karena Diduga Culik Anak

SALIRA TV KOTA SORONG – Seorang wanita tewas di bakar massa karena dituduh menculik anak oleh warga di Sorong Kota, Komplek Kokoda, Distrik Sorong Manue, Papua Barat Daya, Selasa (24/1/23) pukul 06.30 WIT. Wanita tersebut pun meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes. Pol. Adam Erwindi menjelaskan, kejadian itu bermula saat ada salah seorang warga yang meneriaki korban dengan tuduhan penculikan anak. Sontak warga yang mendengar langsung menangkapnya dan menghajar.

“Jadi saat itu ada yang teriak penculik anak, Ada perempuan dituduh sebagai penculikan anak, karena lagi ramai di medsos, akhirnya sama masyarakat diamuk masyarakat, sempat ditelanjangi,” ungkapnya dalam keterangan resmi, Selasa (24/1/23).

Menurutnya, Bhabinkamtinmas mendatangi ke lokasi kejadian, lalu memberikan pakaian kepada korban. Namun, saat korban ingin dibawa oleh petugas, ada warga yang tiba-tiba menyiram bensin hingga membakar korban.

“Terus dipakaikan baju dibawa, nah saat di bawa itu, kan digandeng, kan masa banyak . Tiba-tiba ada yang menyiram bensin. Terus dibakar. Hingga akhirnya di bawa ke rumah sakit dan meninggal dunia. (Selain korban-red) ada bbrp yang disiram bensin itu terbakar itu kena. Nanti saya pastikan lagi,” jelasnya.

Dijelaskannya, polisi tengah mendalami pelaku yang main hakim sendiri dan orang perempuan yang menuduh. Oleh sebab itu, pihaknya tengah menggali keterangan dari saksi dan beberapa video saat kejadian.

“Belum, masih menggali dari keterangan saksi juga dan dari video. Makanny masih di dalami, siapa yang saat itu teriak? Pas itu membawa anak atau tidak, apa cuma teriakan juag. Saat ini masih di dalmai sama kapolresta,” ucapnya.***
Sbr. Tribrata

Heri Heryanto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *