DARI REDAKSI
SELURUH ARTIKEL DI PORTAL WWW.SALIRA.ID INI ADALAH PRODUKSI DARI HUMAS PEMERINTAHAN, BUKAN BAGIAN DARI KARYA JURNALISTIK REPORTER / WARTAWAN SALIRA TV NEWS. ARTIKEL DI PORTAL WEB INI TERMASUK KE DALAM JENIS IKLAN / PARIWARA / ADVERTORIAL / SEREMONIA / PAID ARTICLE.

Dari Redaksi Salira TV,
Pada setiap kegiatan liputan jurnalistik dan atau kunjungan kerja, Wartawan Salira TV dilengkapi dengan ID Pers dan Surat Tugas yang masih berlaku, serta namanya tercantum di Box Redaksi https://salira.tv/redaksi/

Calon Narasumber, Instansi Pemerintahan, Sekolah, Pengusaha, dan Masyarakat Umum berhak untuk meminta kepada yang mengaku sebagai Wartawan Salira TV untuk menunjukkan ID Pers & Surat Tugas yang masih berlaku.

Calon Narasumber, Instansi Pemerintahan, Sekolah, Pengusaha, dan Masyarakat Umum juga berhak untuk mengambil foto close-up yang bersangkutan, dan mengkonfirmasikannya ke Nomor WhatsApp Center Salira TV di 0838-9640-3437.

Jika yang bersangkutan terbukti Bukan Wartawan Salira TV, Calon Narasumber dan juga Redaksi Salira TV dapat melaporkannya kepada Pihak Kepolisian untuk ditindaklanjuti sebagai kasus Pidana Pemalsuan Identitas yang merugikan Calon Narasumber dan Perusahaan Media Salira TV.
Terimakasih.

Lowongan Jadi Wartawan & Content Creator di Salira TV

Download & Install Aplikasi Salira TV ~ TV Android 24 Jam di Playstore

Gelar Jum’at Curhat, Polda Kalbar Bahas Cyber Crime dan Minta Pengguna Sosmed Lebih Bijak

SALIRA TV PONTIANAK – Polda Kalbar Gelar Jum’at Curhat di Wakrop Upgrade Pontianak.

Pontianak, Polda Kalbar – Polda Kalimantan Barat menggelar Jum’at curhat dengan tema “Talking With Cyber Policy Polda Kalbar” di Warkop Upgrade Kota Pontianak, (27/1).

Adapun Pembicara kegiatan tersebut dibuka oleh Kasubbid Penmas AKBP Prinanto mewakili Kabid Humas Polda Kalbar, Ps Kasubdit 1 Ditreskrimsus Kompol Belen Anggara Pratama, S.I.K., M.H, Kanit Subdit 5 Siber Ditreskrimsus Kompol Asep Mustopa Kamil, S.H., M.H, dan di ikuti mahasiswa BSI Pontianak dan siswa SMA Kemala Bhayangkari.

Kompol Asep Mustofa Kamil S.H., M.H. Kanit 1 subdit 5 Polda Kalbar mengatakan, kejahatan penipuan sebanyak 578 kasus dimana korban di lingkup Kalbar.

“Tentunya kita butuh waktu untuk memproses karena dimana banyaknya lokasi pelaku di luar wilayah Kalimantan Barat, untuk itu warga harus lebih waspada dalam berbelanja terutama belanja online dan harus teliti,” ungkapnya.

Ia menambahkan, beberapa kejahatan cyber bukan hanya penipuan online tetapi Video Call Seks (VCS) juga ada membuka pakaian merupakan teri masuk kejahatan Cyber.

Ps Kasubdit 1 Ditreskrimsus Kompol Belen Anggara Pratama, S.I.K., M.H. menjelaskan, Secara umum Kejahatan cyber yaitu teknologi informasi terutama media di belanja online di berita hoax dan ujaran kebencian

“Terutama Smart dalam bermedia sosial dan berpikir bijak dalam melihat dan membaca agar tidak menjadi korban maupun pelaku cyber,” ujarnya.

Dikatakannya lagi, penggunaan dari teknologi informasi ataupun peran media sosial itu lebih dewasa dan lebih bijak lagi jadi peran polisi sebagai pembawa informasi yang informatif, masyarakat dalam penggunaan media sosial itu menjadi kunci untuk pencegahan.

“Penyalahgunaan media sosial ataupun intinya selain dari inforsement prinsip dan preventif yang dilakukan Polda Kalimantan Barat itu tetap dilaksanakan terutama menjelang tahun politik sehingga tidak terjadi konflik baik itu dipicu maupun hoax.

Heri Heryanto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *